KARIMAMEDIA, PAMEKASAN — Longsor susulan kembali terjadi di wilayah Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat (22/1/2026). Akibatnya, jalur utama penghubung antar wilayah tidak dapat dilalui. Bahkan, jalur alternatif yang sebelumnya dibuat warga pasca longsor pertama kini kembali tertimbun material tanah.
Imamudin, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa longsor pertama terjadi pada Kamis (15/1/2026). Sejak saat itu, akses jalan utama belum bisa difungsikan. Warga sempat membuat jalur alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, namun jalur tersebut akhirnya kembali tertutup akibat longsor susulan.
Menurutnya per Selasa (27/1/2026), warga kembali berinisiatif membuka jalur alternatif kedua, setidaknya agar kendaraan roda dua masih dapat melintas.
“Pasca longsor pertama pada 15 Januari, warga sempat membuat jalur alternatif dan bisa dilalui. Namun, jalur itu kembali tertimbun tanah akibat longsor susulan,” ujar Imamudin saat dikonfirmasi Gatekeeper Karimata Media.
Dirinya menuturkan, jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat, terutama bagi siswa yang hendak berangkat ke sekolah serta warga yang beraktivitas sehari-hari, termasuk berbelanja ke pasar.
Pihaknya menyebut terputusnya akses ini dinilai sangat menghambat aktivitas warga.
“Memang ada jalur lain, tetapi harus memutar cukup jauh dan memakan waktu lama. Jika melewati jalur Paseset Timur dan Dempoh, dikhawatirkan siswa bisa terlambat masuk sekolah,” jelasnya.
Saat ini, pengerjaan jalur alternatif kedua dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Ia berharap pengerjaan berjalan lancar dan tidak kembali terdampak longsor.
“Ini murni swadaya masyarakat. Jika ke depan masih terjadi longsor susulan, kami sangat berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah setempat,” pungkasnya. (Fauzi/Lum)
Karimata Media Dinamika Madura