KARIMATAMEDIA, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi angin kencang dan gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di pulau Madura dalam beberapa hari kedepan.
Prakirawan BMKG Tanjung Perak, Biyadihi menjelaskan bahwa pada bulan Januari wilayah Jawa Timur, termasuk Madura sedang berada dalam kondisi puncak musim hujan. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan baik dari intensitas dan kecepatan angin yang cukup signifikan, yang terbentuk dari arah Barat Laut dan Barat Daya.
“Untuk dua hari kedepan, di prediksi akan terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dengan kecepatan hingga 35 knot, serta gelombang laut setinggi 2,5 meter. Bahkan di wilayah perairan Kangean dan Masalembu tinggi gelombang diperkirakan mencapai 3 meter” jelas Biyadihi saat On Air di program Dinamika Madura, Kamis (22/01/2026)
Menurut BMKG, angin kencang diperkirakan akan bertahan hingga tiga hari kedepan. Kondisi cuaca diperkirakan mulai kondusif dan melemah pada hari Senin pekan depan.
Pihak BMKG juga menghimbau kepada masyarakat pesisir dan para nelayan terutama untuk meningkatkan kewaspadaan. selama tiga hari kedepan, diperkirakan tinggi gelombang di atas 3 meter, terutama pada siang hingga malam hari.
“Potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi setiap hari, siang hingga malam hari sekitar jam 22.00 WIB”, pungkasnya.
BMKG meminta masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut supaya mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan bersama. (May/Ag)
Karimata Media Dinamika Madura