Longsor di Sana Daya Kian Parah, Retakan Tanah Terus Melebar

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bencana tanah longsor di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dilaporkan semakin parah. Retakan tanah terus melebar dan menyebabkan belasan rumah warga berada dalam kondisi nyaris roboh.

Kepala Desa Sana Daya, Qamarudin, mengatakan pergerakan tanah hingga kini masih terjadi dan membuat warga memilih mengosongkan rumah mereka.

“Retakan tanah semakin lebar dan sampai sekarang masih bergerak. Rumah-rumah yang terdampak hampir roboh semua,” ujar Qamarudin, Senin (19/01/2026).

Ia menyebut, di Dusun Paseset Timur terdapat 11 rumah terdampak, dengan 10 rumah dalam kondisi hampir roboh dan satu rumah mulai menunjukkan retakan serius. Selain itu, di dusun lain juga terdapat dua titik longsor yang menyebabkan satu musholla roboh dan satu musholla lainnya rusak.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Tambah Dua Mobil Puskesmas Keliling, Tingkatkan Akses Pelayanan Kesehatan 

“Semua rumah terdampak sudah kami pastikan dikosongkan. Warga sudah tidak berani menempati rumahnya,” jelasnya.

Menurut Qamarudin, peristiwa longsor di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejak 2014, bencana serupa sudah berulang dan tahun ini merupakan kejadian keempat, dengan kondisi terparah dibanding sebelumnya.

Baca Juga:  50 Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Terpilih Resmi Dilantik

“Ini kejadian keempat sejak 2014, dan yang paling parah sekarang karena ada batu besar di atas permukiman yang sudah bergeser turun,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Desa Sana Daya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, karena kondisi tanah di wilayah tersebut tergolong labil dan rawan longsor susulan.

“Mohon masyarakat waspada, apalagi saat hujan. Tahun ini longsornya lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (Bam/Faz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *