Foto: Ilustrasi.

Harga Bapok di Pamekasan Relatif Stabil Jelang Ramadan 1447 H

KARIMATA MEDIA, PAMEKASAN – Harga bahan pokok (bapok) di Kabupaten Pamekasan terpantau relatif stabil menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M, meski sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Analis Perdagangan Ahli Pertama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Rifaus Silviani, menjelaskan kenaikan harga terjadi setelah sebelumnya mengalami penurunan pada Desember. 

Salah satu faktor pemicu naiknya harga pada Januari ini, adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kondisi cuaca yang kurang mendukung.

“Harga daging ayam sempat berada di angka Rp 38 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 40 ribu. Telur ayam juga mengalami kenaikan di kisaran Rp 28 hingga Rp 30 ribu per kilogram,” katanya saat On Air di Dinamika Madura, Jum’at (23/01/2026).

Baca Juga:  Harga Kebutuhan Terus Naik, Disperindag Pamekasan Pastikan Harga Masih Stabil

Kenaikan harga cukup terasa pada cabai rawit yang saat ini mencapai Rp 50 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 25–30 ribu. Sementara cabai biasa masih stabil di kisaran Rp 30 ribu per kilogram, bawang merah Rp 38–40 ribu, dan bawang putih Rp 35 ribu per kilogram. 

Rifaus menambahkan, harga Minyakita di pasaran masih berada di kisaran Rp 17–18 ribu per liter, meski di beberapa daerah lain juga terpantau tinggi. Untuk itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Disperindag Provinsi guna memastikan stok aman dan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga:  Jelang Ramadan, Beberapa Bapok di Pamekasan Naik

Sementara harga daging sapi saat ini berada di angka Rp 120 ribu per kilogram. Dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru, terjadi kenaikan sekitar Rp 5 ribu seiring naiknya harga sapi hidup, namun sejak awal Januari hingga kini belum ada fluktuasi lanjutan.

“Biasanya menjelang Ramadan dan Idul Fitri memang ada fluktuasi harga yang cenderung naik. Tapi kami berharap tahun ini kenaikannya bisa sama atau bahkan lebih rendah dibanding tahun lalu,” tambahnya.

Disperindag Pamekasan memastikan akan terus memantau pergerakan harga dan mengawal ketersediaan stok agar tetap aman, stabil, dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. (Melli/Bam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *