KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, secara tegas membantah kabar yang menyebut dirinya mengundang TikToker asal Sampang, Dullo, ke Kabupaten Pamekasan. Bantahan ini disampaikan menyusul viralnya sebuah video di media sosial TikTok yang mengklaim Dullo diundang langsung oleh Bupati Pamekasan.
KH Kholilurrahman menegaskan, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dirinya tidak pernah mengenal Dullo dan tidak pernah mengundangnya ke Pamekasan dalam kapasitas apa pun.
“Perlu saya sampaikan bahwa kami, terutama saya dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, tidak kenal pada anak yang namanya Dullo. Oleh sebab itu, karena kita tidak kenal dan tidak tahu profesinya apa, jadi jelas kami tidak pernah mengundang saudara Dullo ke Pamekasan,” tegas KH Kholilurrahman.
Ia mengaku bahkan tidak mengetahui latar belakang Dullo, apakah sebagai artis, TikToker, atau konten kreator. Menurutnya, tidak ada komunikasi maupun undangan resmi yang pernah disampaikan kepada yang bersangkutan.
“Saya saja tidak tahu apakah dia artis, TikToker, atau konten kreator dan lain sebagainya. Saya tidak pernah mengundang Dullo ke Pamekasan,” lanjutnya.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan memiliki komitmen agar pembangunan citra daerah lebih ditampilkan melalui kerja nyata, bukan melalui sensasi di media sosial.
“Sesuai dengan keinginan kami, Pamekasan ingin tampil di alam nyata, bukan di alam media sosial, sehingga dengan demikian semuanya bisa menjadi baik dan keadaan bisa kita kawal secara kondusif,” pungkasnya.
Sebelumnya, kabar undangan tersebut viral melalui sebuah video TikTok, salah satunya diunggah akun K-cong Pamekasan dengan caption @Dullo Sampang diundang Bupati Pamekasan. Dalam video berdurasi sekitar 3 menit 21 detik itu, terlihat Dullo Sampang bersama dua laki-laki yang mengaku sebagai warga Pamekasan serta seorang perempuan. Salah satu laki-laki bahkan tampak mengenakan pakaian pegawai pemerintah.
Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa Dullo tidak mengangkat panggilan telepon dari bupati terkait undangan ke Pamekasan. Bahkan, tiga orang dalam video itu menyatakan, “Secara resmi Dullo Sampang diundang Bupati Pamekasan.” Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar. (Bam/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura