Cuaca Ekstrem di Pademawu, 9 Rumah Warga Rusak Akibat Angin Kencang

KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Tlaga Sari dan Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan pada Kamis sore (08/01/2026) sekitar pukul 17.29 WIB. Akibat cuaca ekstrem ini, sembilan rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap, serta satu pohon mahoni besar tumbang dan menghalangi akses jalan.

Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menjelaskan bahwa bencana alam ini berdampak pada 9 kepala keluarga dengan total 36 jiwa terdampak.

“Kerusakan yang terjadi di Dusun Tlaga Sari meliputi rumah milik Halimah dengan kerusakan 4 lembar asbes dan 15 lembar galvalum, serta rumah milik Mr. N yang mengalami kerusakan 4 lembar galvalum,” ujarnya.

Sementara itu, di Dusun Soloh Dajah, terdapat tujuh rumah warga yang mengalami kerusakan pada atap rumah, dengan jumlah genteng yang rusak berkisar antara 30 hingga 200 buah dan asbes antara 7 hingga 27 lembar.

Baca Juga:  Operasi SAR Ponpes Al-Khoziny Resmi Ditutup, Total 67 Korban Meninggal Dunia

“Tingkat kerusakan berbeda-beda pada masing-masing rumah warga terdampak,” tambah Dhofir.

Bencana ini bermula saat hujan deras disertai angin kencang yang berlangsung kurang lebih selama dua jam sejak pukul 16.30 WIB. Kondisi ini mengakibatkan gangguan aktivitas masyarakat, kerusakan pada rumah, serta pohon tumbang yang menimpa bangunan dan menghambat akses jalan.

Adapun pohon mahoni yang tumbang memiliki diameter sekitar 50 cm dengan tinggi kurang lebih 10 meter. Tim BPBD segera melakukan asesmen, pemotongan, dan pembersihan pohon tumbang sehingga akses jalan kembali normal pada pukul 20.53 WIB.

Berikut daftar kerusakan rumah dan korban terdampak:

  1. Halimah – Kerusakan 4 lembar asbes dan 15 lembar galvalum
  2. Mr. N – Kerusakan 4 lembar galvalum
  3. Miftahol Arifin – Kerusakan genteng sekitar 200 buah dan 8 lembar asbes
  4. Adnari – Kerusakan genteng 30 buah dan asbes
  5. Halimatus Sehrah – Kerusakan asbes sekitar 27 lembar
  6. Mohammad Sahlan – Kerusakan genteng 100 buah dan 18 lembar asbes
  7. Endang Yuliastutik – Kerusakan genteng 30 buah
  8. Dwi Joko Suito – Kerusakan genteng 50 buah
  9. Buhari Ariyanto – Kerusakan asbes 7 lembar
Baca Juga:  Terungkap! Bakteri Bacillus Cereus Picu Keracunan Makanan di SDN Toronan Pamekasan

Akhmad Dhofir menambahkan bahwa BPBD bersama PMI, PCC, TNI/Polri, dan warga setempat terus memantau kondisi wilayah terdampak dan melakukan penanganan darurat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila ditemukan kondisi berbahaya yang dapat mengancam keselamatan,” ujarnya.

Upaya penanganan yang dilakukan BPBD antara lain dengan menggunakan gergaji mesin (chainsaw), alat pelindung diri (APD), dan kendaraan roda empat (R4) untuk mempercepat pembersihan pohon tumbang serta membuka akses jalan yang sempat terhalang. (Bam/Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *