KARIMATAMEDIA, SAMPANG – Operasi SAR laka sungai di Dusun Gajam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, yang dimulai sejak Sabtu (21/2/2026) sore, akhirnya membuahkan hasil. Korban berinisial M (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Minggu (22/2/2026) pagi.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa jenazah korban ditemukan sekitar pukul 06.25 WIB di bawah Jembatan Camplong oleh tim SAR gabungan. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi resmi ditutup.
“Korban ditemukan di bawah Jembatan Camplong pada hari kedua pencarian. Setelah dievakuasi, jenazah kami serahkan kepada keluarga dan operasi SAR kami nyatakan selesai,” jelasnya.
Peristiwa nahas itu bermula saat M bersama dua temannya mandi di aliran Sungai Tambaan usai waktu Ashar. Tak lama kemudian, seorang warga berinisial P menemukan salah satu anak berinisial H (10) berada di plengsengan sungai dalam kondisi lemas.
Dari keterangan yang dihimpun, diketahui bahwa ada tiga anak yang bermain di sungai tersebut. H dinyatakan selamat dan dalam perawatan, sementara satu anak lainnya berinisial A (10) juga selamat. Berdasarkan informasi dari kedua anak tersebut, M diduga tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan.
Laporan kejadian diterima dan operasi SAR dimulai pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Pencarian hari pertama melibatkan BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, serta warga sekitar. Upaya penyisiran dilanjutkan hingga Minggu pagi dan akhirnya korban berhasil ditemukan.
Dengan ditemukannya M, Operasi SAR laka sungai di Kecamatan Camplong resmi ditutup. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai. (Ainul/Ans)
Karimata Media Dinamika Madura