KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN – Tenda pengungsian mulai dibangun di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, untuk menampung warga terdampak tanah longsor yang rumahnya dinilai sudah tidak aman ditempati. Hingga Senin (19/01/2026), seluruh warga terdampak dilaporkan telah berpindah ke lokasi pengungsian.
Kepala Desa Sana Daya, Qamarudin, mengatakan warga dipindahkan ke tenda pengungsian karena kondisi tanah terus mengalami pergerakan dan retakan semakin melebar.
“Per sore ini sekitar jam dua, semua warga terdampak sudah pindah ke tenda. Lokasi pengungsian ini dinilai lebih aman dibanding rumah mereka sebelumnya,” ujar Qamarudin saat on air di Radio Karimata.
Ia menjelaskan, tenda pengungsian dibangun oleh BPBD Kabupaten Pamekasan dan Brimob, lengkap dengan berbagai bantuan logistik untuk kebutuhan warga.
“Alhamdulillah sudah ada tenda dari BPBD dan Brimob. Bantuan juga datang berupa alas tidur, selimut, alat mandi, sembako, serta matras dari Dinsos,” jelasnya.
Menurut Qamarudin, lokasi pengungsian tersebut telah dicek langsung oleh BPBD dan dinyatakan aman untuk ditempati sementara waktu.
“Tadi lokasi ini juga dicek langsung oleh BPBD Pamekasan dan dinyatakan aman, sehingga warga merasa lebih tenang berada di tenda,” katanya.
Namun demikian, ia menyebut hingga saat ini pengungsian masih membutuhkan penerangan listrik. Pihak desa telah berkoordinasi dengan PLN agar jalur listrik segera dipindahkan ke area tenda.
“Listrik di rumah terdampak masih menyala padahal kondisinya sudah parah. Kami berharap PLN segera turun supaya di tenda pengungsian ada penerangan,” pungkasnya. (Bam/Faz)
Karimata Media Dinamika Madura