KARIMATAMEDIA, SAMPANG – Teriakan lantang, “Uang baru… uang baru… uang baru…!” terdengar bersahutan di kawasan Alun-Alun Trunojoyo. Seruan itu datang dari Ryan, penyedia jasa penukaran uang baru yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan untuk menawarkan berbagai pecahan rupiah kepada masyarakat.
Berlokasi di Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Warung Pak Salim, Ryan tampak sibuk melayani warga yang silih berganti datang. Ia mengaku, Ramadan hingga menjelang Idulfitri menjadi momen paling ramai setiap tahunnya karena permintaan uang pecahan baru meningkat tajam.
“Alhamdulillah, setiap sore sampai malam ramai. Banyak yang cari uang baru untuk dibagikan keponakan dan anak-anak saat Lebaran,” ujarnya kepada Karimata Media.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak dan keluarga memang mendorong masyarakat berburu uang baru dengan kondisi rapi dan layak edar. Ryan menyediakan berbagai pecahan, mulai dari Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, sesuai kebutuhan penukar.
Menurutnya, jasa penukaran ini menjadi solusi cepat bagi warga yang tidak sempat antre di bank. Meski ada biaya jasa penukaran, masyarakat tetap antusias demi mendapatkan uang baru yang tersusun rapi untuk dibagikan saat Lebaran.
Suasana di sekitar alun-alun pun terlihat lebih hidup. Selain penjual takjil dan pedagang musiman Ramadan, jasa penukaran uang baru turut menambah dinamika ekonomi warga. Aktivitas ini menjadi pemandangan tahunan yang seolah tak terpisahkan dari tradisi menjelang Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Sampang.
Dengan suara khasnya yang terus memanggil pembeli, Ryan berharap usahanya membawa berkah di bulan suci sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Lebaran. (Lumi/Mel)
Karimata Media Dinamika Madura