KARIMATAMEDIA, PAMEKASAN– Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan akan menggelar pasar murah di 13 kecamatan.
Kepala Bidang (Kabid) Disperindag Kabupaten Pamekasan, Nahrul, mengatakan pasar murah tahap pertama akan dilaksanakan di Kecamatan Pamekasan Kamis (19/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.Â
“Dari jam 08.00 pagi sampai selesai. Paling tidak jam 12.00 siang sudah selesai,” ujar Nahrul.
Selanjutnya, pasar murah akan digelar secara bergiliran di 12 kecamatan lainnya, yakni:Â
* Senin, 23 Februari 2026 di Kecamatan Palengaan
* Selasa, 24 Februari 2026 di Kecamatan Pakong
* Rabu, 25 Februari 2026 di Kecamatan Batumarmar
* Kamis, 26 Februari 2026 di Kecamatan Waru
* Selasa, 3 Maret 2026 di Kecamatan Pademawu
* Rabu, 4 Maret 2026 di Kecamatan Galis
* Kamis, 5 Maret 2026 di Kecamatan Kadur
* Senin, 9 Maret 2026 di Kecamatan Tlanakan
* Selasa, 10 Maret 2026 di Kecamatan Pasean
* Rabu, 11 Maret 2026 di Kecamatan Pagantenan
* Kamis, 12 Maret 2026 di Kecamatan Larangan
* Jumat, 13 Maret 2026 di Kecamatan Proppo sebagai lokasi terakhir.
Menurut Nahrul, berbagai kebutuhan pokok (sembako) akan dijual dalam kegiatan tersebut, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan daging ayam. Selain itu, tersedia pula mie instan, snack, popok, minuman ringan, deterjen, sabun cuci, hingga sabun cuci piring.Â
Disperindag juga bekerja sama dengan DKPP untuk menghadirkan komoditas tambahan seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan sayuran.
Untuk menghindari pemborongan, pembelian sejumlah komoditas akan dibatasi. “Maksimal dua produk, terutama untuk sembako seperti telur, minyak goreng, atau beras SPHP. Untuk beras maksimal dua sak kemasan, tidak boleh beli sampai lima sak supaya terbagi rata,” tegasnya.
 Namun, untuk daging ayam dan bawang tidak diberlakukan pembatasan selama stok masih tersedia.
Ia menambahkan, sistem pembelian akan menggunakan nomor antrean. Untuk stok telur, disiapkan sekitar 60 kilogram per lokasi dan bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan.
“Masyarakat wajib datang langsung ke lokasi,” katanya.
Nahrul mengajak masyarakat Kabupaten Pamekasan untuk memanfaatkan pasar murah di kecamatan masing-masing. Ia memastikan harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar karena pemerintah bekerja sama dengan DKPP dan distributor pangan. (Fauzi/sl)
Karimata Media Dinamika Madura