|    1 Juni 2023: Hari Lahir Pancasila     |    3 Juni 2023: Hari Pasar Modal Indonesia     |    14 Juni 2023: Hari Donor Darah     |    17 Juni 2023: Hari Dermaga     |    21 Juni 2023: Hari Krida Pertanian     |    22 Juni 2023: Hari Ulang Tahun DKI Jakarta     |    24 Juni 2022: Hari Bidan Nasional     |    29 Juni 2022: Hari Keluarga Berencana  

Live Streaming Radio KARIMATA FM

DINAMIKA MADURA (09.00-12.00)

Program Acara

Jam: 09:00:00  -  12:00:00

Sabtu, 10 Juni 2023

Soleh Muhamad

Soleh Muhamad

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, meluncurkan program penanggulangan kekeringan dengan nama ‘Besti Berdering’ pada 2022 lalu. (Foto: Doc.Karimatafm/ Zyd)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, meluncurkan program penanggulangan kekeringan dengan nama ‘Besti Berdering’ pada 2022 lalu. (Foto: Doc.Karimatafm/ Zyd)

KARIMATA.NET, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan akan kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Pada 2022 lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, meluncurkan program penanggulangan kekeringan dengan nama ‘Besti Berdering’, yakni Bersama Bupati Bereskan Desa Kering.

Yusuf Wibisono, PLT Kalaksa BPBD Pamekasan mengatakan, Program Besti Berdering masih akan berlanjut di tahun 2023 untuk membantu warga Pamekasan yang terdampak kekeringan.

“Besti Berdering itu memang menjadi Program inovasi Bupati Pamekasan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, tapi untuk wilayah mana yang akan terdampak kekeringan kami masih mendata melalui kecamatan-kecamatan yang ada di Pamekasan,” katanya kepada Karimata.Net, Jumat (26/05/2023) pagi.

Menurutnya, selain mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, BPBD Pamekasan juga akan mendistribusikan beberapa wadah/jerigen kepada warga yang memang membutuhkan air bersih.

“ Nanti kami koordinasikan dulu desa mana yang betul-betul membutuhkan air, karena BPBD Pamekasan mendapatkan bantuan Jerigen dari Pemprov Jatim,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa musim kemarau sudah mulai terjadi di Kabupaten Pamekasan, dan untuk puncaknya diprediksi pada bulan Agustus 2023 mendatang.

Jika mengacu tahun 2022 lalu Pemerintah Kabupaten Pamekasan menangani kekeringan di 9 Kecamatan, 72 Desa, 321 Dusun dan 79.171 Kepala Keluarga (KK), sementara Desa yang kategori kering langka ada 192 dusun dan 129 dusun kering kritis. (Ziyad/Ayg)