images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    3 Januari : Hari Lahir Kementerian Agama     |    5 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)     |    10 Januari : Hari Tritura & Hari Gerakan Satu Juta Pohon     |    15 Januari : Hari Dharma Samudra     |    25 Januari : Hari Gizi Nasional     |    31 Januari : Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU)    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

OFF

Program Acara

Jam:   -  

Senin, 30 Januari 2023

Team Radio

Team Radio

Kapal Motor Sabuk Nusantara 91 saat bersandar di Pelabuhan Masalembu (Foto: Ist - Karimatafm)
Kapal Motor Sabuk Nusantara 91 saat bersandar di Pelabuhan Masalembu (Foto: Ist - Karimatafm)

RADIO KARIMATA, SUMENEP – Kapal Motor Sabuk Nusantara 91 saat bersandar di Pelabuhan Masalembu, Kabupaten Sumenep terbakar diduga akibat puntung rokok pada Jumat (16/09/2022) sekitar pukul 07.05 WIB.

Mamat Kepala Kantor Syahbandar Masalembu, Kabupaten Sumenep saat On Air di Radio Karimata membenarkan kejadian tersebut. Terdapat 117 penumpang yang berada didalam kapal dengan tujuan Surabaya ke Masalembu, Sumenep.

“ KM. Sabuk Nusantara 91 dengan 117 penumpang, sebagian penumpang turun di Masalembu dan 20 orang melanjutkan ke Pulau Karamian. Saat jam 06.50 WIB, penumpang harus segera beli tiket diatas kapal, mungkin diantara penumpang ada yang merokok akhirnya puntung rokok mengakibatkan api dikasur penumpang dek 1 terbakar,” Ujarnya.

Menurutnya kebakaran di KM. Sabuk Nusantara 91 merupakan kebakaran lokal hanya dikasur penumpang dek 1.

“ Nahkoda laporan ke Syahbandar, lalu Syahbandar menghubungi Polsek, Puskesmas dan Koramil untuk membantu evakuasi dan memadamkan api, disamping alat pemadam kebakaran di kapal, dibantu alkon dan pompa air yang pinjam ke masyarakat setempat, dibantu oleh petugas terkait dan masyarakat setempat,” Tambahnya.

Mamat menjelaskan terdapat 4 penumpang yang terjebak didalam ruangan dek 1. Satu orang meninggal dunia dan 3 orang lainnya dilarikan ke Puskemas Masalembu. Sementara 16 penumpang lainnya ditempatkan di Terminal Penumpang Dishub Provinsi.

“4 penumpang yakni 2 laki-laki dan 2 perempuan ini tidak ada yang luka bakar, tetapi karena mengalami gangguan pernafasan/sesak nafas,” Katanya.

Diketahui 1 korban yang meninggal atas nama Novi Albert Lombogia (56) beralamat Jl. Ikan Mungsing 7/83 RT. 013, RW. 004, Perak Barat, Krembang, Surabaya.

Korban yang masih dirawat di Puskesmas Masalembu yakni Pujiawati (46) alamat Dusun Sudu Mampir, RT. 01 RW. 01, Desa Keramian, Kecamatan Masalembu Sumenep. Daniel (55) alamat Jl. Tanjung Pinang No. 74 RT. 04, RW. 007, Perak Barat, Krembang, Surabaya dan Norbiya (57) alamat Dusun Air Hidup, Desa Keramian, Masa Lembu.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran bahwa keselamatan dalam transportasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan kru, tetapi menjadi tugas penumpang itu sendiri.

“Karena setiap kapal mau berangkat selalu dihimbau oleh nahkoda dan syahbandar untuk tidak merokok diruangan penumpang karena sudah disediakan ruangan merokok diluar tapi kadang penumpang masih ada yang merokok didalam,” imbaunya. (Fitri/Dil)