images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    3 Januari : Hari Lahir Kementerian Agama     |    5 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)     |    10 Januari : Hari Tritura & Hari Gerakan Satu Juta Pohon     |    15 Januari : Hari Dharma Samudra     |    25 Januari : Hari Gizi Nasional     |    31 Januari : Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU)    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

OFF

Program Acara

Jam:   -  

Senin, 30 Januari 2023

Team Radio

Team Radio

Pembangunan lokasi baru untuk relokasi PKL di Jalan Dirgahayu (Foto : Ist - Karimata FM)
Pembangunan lokasi baru untuk relokasi PKL di Jalan Dirgahayu (Foto : Ist - Karimata FM)

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyiapkan anggaran sebanyak Rp 1,8 miliar rupiah untuk merelokasi sekitar 41 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan.

Muttaqin Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Pamekasan bilang, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan perwakilan PKL mengenai proses relokasi ini dan menargetkan bisa rampung di akhir tahun 2022.

“Kita sudah ada koordinasi dengan perwakilan PKL dan mereka siap untuk direlokasi. Sebenarnya ini tidak sepenuhnya relokasi, karena tempatnya masih di Jalan Dirgahayu juga, hanya saja memang tidak di pinggir jalan maupun trotoar lagi,” katanya saat On Air di Dinamika Madura, Jumat (16/09/2022) pagi.

Muttaqin mengaku, proses pembangunan sudah dimulai sejak awal bulan Agustus lalu dan hingga saat ini perkembangan pembangunan sudah mencapai 30 – 40 persen. Nantinya lokasi yang baru akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti listrik hingga toilet.

“Fasilitas yang kita sediakan, selain kios untuk berjualan, juga ada listrik, air dan kita upayakan ada toilet juga,” tambahnya.

Mengenai status bangunan, Muttaqin lebih lanjut menjelaskan para pedagang hanya memiliki hak pakai. Sementara jika nanti sudah beralih profesi, hak pakainya hilang. PKL hanya dimintai biaya kebersihan, listrik, dan air.

Sementara untuk mengantisipasi pedagang yang masih tetap berjualan di pinggir jalan atau trotoar, nantinya akan ditindak oleh petugas dari Dishub dan Satpol PP Kabupaten Pamekasan.

“Kita nanti akan bekerjasama dengan Dishub dan Satpol PP selaku penindak Perda, karena pada prinsipnya ketika sudah disediakan fasilitas namun tetap berjualan di pinggir jalan atau trotoar akan mengganggu lalu lintas,” kata Muttaqin.

Ia berharap dengan direlokasinya PKL ini mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan pedagang maupun pembeli karena lokasi yang lebih baik. (Ica/Bam)