|| 1 Mei: Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat & Hari Buruh Sedunia | 2 Mei: Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) | 5 Mei: Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) & Hari Bidan Nasional | 11 Mei: Hari POM - TNI | 15 Mei: Hari Korps Resimen Mahadjaya/ Jayakarta (Menwa Jayakarta) | 16 Mei: Hari Wanadri | 17 Mei: Hari Buku Nasional | 19 Mei: Hari Korps Cacat Veteran Indonesia | 20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional & Hari Bakti Dokter Indonesia | 21 Mei: Hari Peringatan Reformasi | 23 Mei: Hari Penyu Sedunia | 29 Mei: Hari Keluarga | 30 Mei: Hari Memberi | 31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia ||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Ditengah harga minyak goreng global yang melambung tinggi, Pemerintah Indonesia melakukan intervensi harga minyak goreng dengan kebijakan satu harga Rp. 14.000/Liter.

Merespon kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pamekasan juga memastikan kebijakan satu harga sudah berlaku disemua ritel modern di Pamekasan.

Ahmad Sjaifuddin Kepala Disperindag Pamekasan saat On Air di Radio Karimata mengatakan bahwa surat dari Dirjen Kementerian Perdagangan RI memang memerintahkan toko modern untuk menjual minyak goreng seharga Rp. 14 ribu/Liter.

“Jadi In Syaa Allah di semua toko modern di Pamekasan harga minyak goreng sudah dijual Rp. 14.000/Liter,” ungkapnya saat On Air di Radio Karimata pada Jumat (21/01/2022) pagi.

Pihaknya juga menghimbau agar toko-toko modern memberikan kemudahan untuk masyarakat mendapatkan minyak goreng.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Koodinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut khusus pasar tradisional diberi waktu penyesuaian selambat-lambatnya seminggu dari tanggal pemberlakuan pada 19 Januari 2022.

Sementara ada kondisi beberapa pedagang yang kemungkinan sudah kulakan dan melakukan stok minyak goreng dengan jumlah banyak saat harga minyak goreng masih tinggi, lalu jika dijual saat ini dengan harga yang sudah mulai stabil maka akan merugi.

Menaggapi hal itu, Ahmad Sjaifuddin menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi harga serta tidak ada anggaran untuk memberi subsidi harga.

“Yang mengintervensi harga minyak goreng itu pemerintah pusat, karena minyak goreng termasuk komoditas pergadangan bebas. Terhadap pedagang yang sudah kulakan, itu sudah risiko, harusnya menunggu waktu yang tepat,” tegasnya.

Pihaknya menyampaikan bahwa harga minyak goreng yang tinggi berdampak pada masyarakat luas tidak hanya ibu rumah tangga namun juga pada pelaku UMKM, oleh sebab itu pemerintah pusat melakukan intervensi harga.

“Mudah-mudahan ada subsidi atau intervensi harga untuk di pasar tradisional,” pungkasnya.

Ia menghimbau masyarakat agar tidak memperbanyak penggunaan minyak goreng untuk sementara waktu ditengah harga yang belum stabil sepenuhnya. (Fitri/Dil)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 151 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432