images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg#joomlaImage://local-images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg?width=300&height=55    |    1 September 2022: Peringatan Hari Polisi Wanita (Polwan)     |    3 September 2022: Peringatan Hari Palang Merah Indonesia     |    4 September 2022: Peringatan Hari Pelanggan Nasional     |    8 September 2022: Peringatan Hari Pamong Praja     |    9 September 2022: Peringatan Hari Olahraga Nasional     |    11 September 2022: Peringatan Hari Radio Republik Indonesia     |    17 September 2022: Peringatan Hari Perhubungan Nasional & Peringatan Hari Palang Merah Nasional     |    24 September 2022: Peringatan Hari Tani     |    27 September 2022: Peringatan Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi & Peringatan Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)     |    28 September 2022: Peringatan Hari Kereta Api     |    29 September 2022: Peringatan Hari Sarjana Indonesia     |    30 September 2022: Peringatan Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI    images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg#joomlaImage://local-images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg?width=300&height=55

Live Streaming Radio KARIMATA FM

OFF

Program Acara

Jam:   -  

Kamis, 1 Desember 2022

Team Radio

Team Radio

Ilustrasi uang. (Foto: Doc-Karimatafm)
Ilustrasi uang. (Foto: Doc-Karimatafm)

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Penyaluran bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Pamekasan saat ini tengah berjalan.

Hanafi, Koordinator Kabupaten (Korkab) Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan menyebutkan, sesuai jadwal yang sudah ditentukan saat ini sudah memasuki penyaluran tahap keempat.

“Di bulan Oktober sesuai jadwal sudah masuk pencairan tahap 4,” katanya saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata pada Rabu (13/10/2021) pagi.

Ia menyebutkan, untuk penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan saat ini sedang berjalan dan hampir selesai penyaluran tahap 3.

Sementara bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang masih belum menerima bantuan tersebut dimohon bersabar karena terdapat beberapa kemungkinan yang bisa menghambat penyaluran bantuan.

“Edukasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan terutama dari masing-masing pendamping PKH mengenai beberapa kemungkinan penyebab lambatnya penyaluran bantuan, baik PKH ataupun BPNT,” terangnya.

Sejak tahun 2021, terdapat penyesuaian secara maksimal terhadap data KPM dengan data NIK di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) di setiap daerah.

“Sehingga kalau masih ada beberapa KPM yang mengalami gagal proses bayar, itu bisa jadi disebabkan karena adanya ketidaksesuaian data sehingga tidak terbaca,” imbuhnya.

Proses penyaluran bantuan sosial dilakukan secara step by step. Sehingga apabila terdapat kegelisahan dari masyarakat, pendamping PKH termasuk beberapa pihak terkait lainnya harus mampu mengedukasi masyarakat semaksimal mungkin.

“Bantuan itu bukan gaji, jadi ada prosesnya. Selain itu masyarakat diharapkan jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax yang sering dikaitkan dengan penyaluran bantuan,” pungkasnya. (Dina/Fit)