|| 2 Februari: Hari Lahan Basah Sedunia  | 4 Februari: Hari Kanker Dunia | 5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien) | 9 Februari: Hari Kavaleri & Hari Pers Nasional (HPN) | 14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA) | 20 Februari: Hari Pekerja Indonesia | 22 Februari: Hari Istiqlal | 28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia ||||||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Banyaknya keluhan masyarakat tentang hama tikus yang menyerang Tanaman padi dan jagung pada umumnya di Madura mendapat perhatian dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.

Agus Istiyanto, Petugas Hama dan Penyakit Tanaman Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur Wilayah Pamekasan membenarkan musim padi pada tahun ini banyak hama tikus yang menyerang tanaman di wilayah Madura khususnya Pamekasan.

“Untuk mengantisipasi hama tikus, petani diimbau untuk mengecek terlebih dahulu lubang aktif yang menjadi sarang bagi tikus-tikus tersebut dan juga mengecek tanaman padi yang terkena serangan hama,” ujarnya saat On Air di Dinamika Radio Karimata pada Rabu (20/01/2021) Pagi.

Pengecekan lubang aktif tersebut bisa dilakukan oleh petani langsung yang kemudian bisa berkonsultasi dengan petugas lapangan yang ada di masing-masing kecamatan. Sehingga pihaknya bisa menindak lanjuti hal tersebut dan melakukan gerakan pengendalian bersama.

“Konsultasi atau membuat laporan kepada petugas lapangan terlebih dahulu baru kami bisa melakukan gerakan pengendalian bersama,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan pengecekan lubang aktif terlebih dahulu karena lubang aktif ini merupakan sarang tikus.

Ia juga menambahkan langkah pertama yang dilakukan petani jika mengetahui tanamannya diserang hama, bisa dengan menggunakan racun tikus dengan menggunakan kapas yang dicelupkan pada Bahan Bakar Minyak (BBM) kemudian masukkan ke lubang-lubang aktif dan tutup lubang aktif tersebut atau bisa menggunakan karbet yang dimasukkan ke lubang aktif, dengan hal itu itu bisa mematikan tikus yang ada di dalam lubang.

“Kami siap untuk melakukan upaya pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman warga,” pungkasnya.

Sebelumnya, banyak pendengar Radio Karimata yang mengeluh serangan hama tikus pada tanaman padi dan jagung dan dikhawatirkan gagal panen.

Perlu diketahui, hama tikus tidak mengenal jenis tanaman, karena pada tahun ini memang banyak  lahan yang terserang hama karena di lahan pertanian itu banyak ditanami rumput gajah yang menjadi sarang tikus. (Dila/Pnc)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 107 guests and one member online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432