|| 2 Februari: Hari Lahan Basah Sedunia  | 4 Februari: Hari Kanker Dunia | 5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien) | 9 Februari: Hari Kavaleri & Hari Pers Nasional (HPN) | 14 Februari: Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA) | 20 Februari: Hari Pekerja Indonesia | 22 Februari: Hari Istiqlal | 28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia ||||||||||     

RADIO KARIMATA, SAMPANG – Banyaknya petani di Kabupaten Sampang yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah, ternyata dibantah oleh pihak DPRD Sampang.

Alan Kaisan Angota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang bilang bahwa ketersediaan pupuk di Sampang pada tahun 2021 jumlahnya tercukupi.

Ia mengatakan bahwa adanya keluhan sulitnya mendapatkan pupuk bisa disebabkan karena beberapa hal. Salah satunya ia mengkhawatirkan ada oknum yang bermain dibawah, kios tidak menyalurkan atau mungkin ada keterlambatan distribusi dari pabrik atau distributor.

“Kami akan mengecek terlebih dahulu ke lapangan adanya keluhan sulit mendapatkan pupuk ini, yang ingin saya pastikan kepada semua tenaga penyuluh, bahwa jangan sampai ada keluhan kekurangan pupuk, karena sudah lebih jumlahnya dari pada tahun 2020,” terangnya saat di wawancarai Jurnalis Radio Karimata di Sampang pada Rabu (20/01/2021) pagi.

Sementara Suyono, Kepala Dinas Pertanian Sampang mengatakan bahwa alokasi pupuk di tahun 2021 di Kabupaten Sampang mengalami perubahan. Ia juga mengklarifikasi bahwa adanya keluhan kelangkaan pupuk, itu dikarenakan kran penjualan atau pendistribusian baru dibuka pada 12 Januari 2021.

“Jadi bukan meningkat tetapi mengalami perubahan dari 200-500%. Sedangkan dari sisi kuantitas jumlah pupuk tahun 2021 in syaa Allah akan cukup. Kalau langka itu karena kran penjualan dan pendistribusian baru dibuka pada tanggal 12 januari 2021, karena SK yang diterima dari Provinsi baru tanggal 11 januari 2021. Nah kalau SK kabupaten yang menjadi dasar baru kami terima pada tanggal 14 Januari 2021, sehingga pada 15 Januari sudah terdistribusikan. Selain itu, mungkin ada beberapa kios yang SPJP nya belum selesai, kalau barangnya sudah ada semua,” tegasnya saat dimintai keterangan langkanya pupuk di wilayah Sampang.

Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi yaitu dengan membawa KTP, nantinya para petani bisa untuk melakukan penebusan pupuk, sedangkan Kartu Tani sudah bisa digunakan dalam penebusan pupuk. (Qodir/Fit)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 185 guests and one member online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432