|| 1 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila  | 2 Oktober : Hari Batik Nasional | 5 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) | 10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa | 15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang | 16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia & Hari Pangan Sedunia | 22 Oktober : Hari Santri Nasional | 24 Oktober : Hari Dokter Nasional & Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) | 27 Oktober : Hari Listrik Nasional | 28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda | 30 Oktober : Hari Keuangan |||||||||||     

RADIO KARIMATA, SUMENEP – Demi terpenuhinya pasokan listrik bagi masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Kabupaten Sumenep, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di delapan pulau di empat kecamatan salah satunya yaitu pulau Tonduk, Kecamataan Ra’as Sumenep.

Herdi Fadilah, PIC PLN Kangean Sumenep menyampaikan, saat ini aliran listrik di daerah kepulauan Ra’as sedang ada perbaikan mesin sehingga untuk sementara dengan sisa mesin yang ada dan jumlah pelanggan yang tetap, maka akan dilakukan penyesuaian.

“Kerusakan mesin kurang lebih 1 minggu-an dan sudah memasuki minggu kedua,” ucapnya saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata pada Sabtu (17/10/2020) Pagi.

Kendala yang paling dirasakan oleh pihak PLN untuk melakukan perbaikan aliran listrik tersebut yaitu jarak yang cukup jauh dan material untuk mengganti alat dari vendor pusat.

Ia menerangkan, mengenai pemasangan KWH meter baru biaya yang harus dipenuhi hanya biaya penyambungan kurang lebih Rp. 900.000 setiap 900 watt. Sementara sisanya untuk instalasi listrik kedalam rumah masing-masing pelanggan diluar tanggung jawab pihak PLN.

Sebelumnya, Yasin salah satu warga asal Pulau Tonduk, Kecamatan Ra’as Sumenep menyampaikan keluhan kepada Radio Karimata mengenai pelayanan listrik di Pulau Ra’as tepatnya di Desa Tonduk dirasa kurang maksimal.

“Di daerah Ra’as itu sudah lama dipasang aliran listrik, ada sebanyak 3000 rumah dan setiap 900 watt masyarakat diminta iuran sebesar Rp. 1.465.000,” terangnya kepada Tim Gatekeeper Radio Karimata.

Menanggapi hal tersebut, Herdi Fadilah, PIC PLN Kangean Sumenep menyebut tantangan paling berat yaitu bagaimana untuk mempertahankan dan menjaga kualitas peralatan yang bersumber dari tenaga surya atau yang biasa disebut sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Untuk bisa terus melayani pelanggan, kami akan terus melakukan penambahan seperti ACCU atau baterai agar bisa bertahan lama,” tuturnya.

Selama ini antusiasme masyarakat di daerah Kepulauan Ra’as, Sumenep terhadap pengaadaan fasilitas dan peralatan listrik sangat tinggi, bahkan pihaknya mendapat dukungan untuk pemeliharaan kabel. (Dina/Jun)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 64 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432