|| 1 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila  | 2 Oktober : Hari Batik Nasional | 5 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) | 10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa | 15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang | 16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia & Hari Pangan Sedunia | 22 Oktober : Hari Santri Nasional | 24 Oktober : Hari Dokter Nasional & Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) | 27 Oktober : Hari Listrik Nasional | 28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda | 30 Oktober : Hari Keuangan |||||||||||     

RADIO KARIMATA, SUMENEP – Tujuh desa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep memberlakukan karantina wilayah atau lockdown selama 14 hari terhitung sejak hari Senin (21/09) hingga Minggu (04/10/2020).

AKBP Darman S.I.K, Kapolres Sumenep mengatakan bahwa lockdown tersebut dilakukan setelah terdapat 6 Warga Kecamatan Saronggi Sumenep meniggal dunia dalam waktu 24 hari. Pihaknya melakukan penutupan mulai dari Desa Saronggi hingga ke Desa Tanjung Kecamatan Saronggi Sumenep.

“Kita tutup jalan protokol untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, jadi orang luar dilarang masuk ke Saronggi,”  katanya saat on air di Dinamika Madura Radio Karimata, Senin (21/09/2020) pagi.

Menurutnya selama dilakukan lockdown pihaknya bersama petugas Satgas akan melakukan penyemprotan disinfektan dan akan memberikan bantuan sembako yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak.

“Pada hari ke 3 kami lakukan sosialisasi dulu, baru hari ke 4 kami akan melakukan operasi yustisi bagi warga di Saronggi yang melanggar,” tambahnya.

Darman menyebutkan bahwa warga dari tujuh desa yang dilakukan lockdown masih bisa melakukan aktifitas sehari-hari hanya saja dengan harus mamatuhi protokol kesehatan.

Nanti ada petugas di posko yang bertugas untuk menindak warga yang melanggar, bahkan di hari Senin dan Kamis ada operasi yusitisi, untuk warga yang ingin keluar harus dengan catatan benar-benar urgent.” tegasnya.

Sementara, Mohammad Hanafi selaku Camat Saronggi Sumenep mengatakan bahwa pihaknya akan menutup akses bagi warga luar wilayahnya untuk masuk ke desa-desa tersebut.

“Termasuk wisatawan juga tidak kami ijinkan masuk, karena tempat-tempat wisata ditutup,” ujarnya kepada Tim Gatekeeper Radio Karimata.

Menurutnya, ketujuh desa yang menerapkan karantina wilayah adalah Desa Saroka, Kebundadap Barat, Kebundadap Timur, Tanjung, Pagar Batu, Langsar dan Tanah Merah Sumenep. (Ziyad/Ans)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 86 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432