|| 1 Maret: Hari Kehakiman Nasional & Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta | 6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) | 8 Maret: Hari Wanita/Perempuan Internasional | 9 Maret: Hari Musik Nasional | 10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) | 11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) | 15 Maret: Hari Hak Konsumen Sedunia (Internasional) | 17 Maret: Hari Perawat Nasional | 18 Maret: Hari Arsitektur Indonesia | 20 Maret: Hari Dongeng Sedunia (Internasional) | 21 Maret: Hari Puisi Sedunia (Internasional) - Hari Hutan Sedunia (Internasional) - Hari Sindrom Down (Internasional) | 22 Maret: Hari air sedunia (Internasional) | 23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia (Internasional) | 24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api & Hari Tuberkulosis Sedunia (Internasional) | 27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional (bahasa Inggris: Women International Club Day - WIC) | 29 Maret: Hari Filateli Indonesia | 30 Maret: Hari Film Nasional  | ||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Penyebaran berita bohong atau hoax semakin masif seiring dengan meningkatnya kasus Corona Virus Disease (COVID-19) di Indonesia.

Merujuk Undang - Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam Pasal 45A ayat (1), yang menyebut setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan akan dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar.

Sementara di Kabupaten Pamekasan sempat beredar kabar pesan berantai melalui media sosial Whatsapp bahwa salah seorang warga Desa Lemper Kecamatan Pademawu Pamekasan terjangkit Virus Corona, bahkan dengan adanya kabar tersebut mengakibatkan sejumlah warga Pamekasan panik.

AKP Suryono, Kapolsek Pademawu saat dikonfirmasi Tim Gatekeeper Radio Karimata terkait kabar tersebut membenarkan adanya kabar yang disampaikan oleh SR warga Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu. Atas penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan tersebut Polsek Pademawu Pamekasan mengambil langkah cepat untuk mencari penyebar kabar tersebut.

“Jadi SR ini belum tau kepastian atas kabar tersebut dan langsung mengatakan bahwa ada warga Pamekasan yang positif bahkan dalam kata-katanya menyebut salah satu kepala Desa di Pademawu,” katanya Kepada Radio Karimata, Rabu (25/03/2020).

Kapolsek menambahkan, saat ini penyebar berita hoax tersebut sudah meminta maaf kepada Kepala Desa dan diselesaikan secara kekeluargaan dan diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatan yang serupa.

“Tadi malam sekitar pukul 23.30 WIB SR sudah dimediasi oleh Kepala Desa, jadi warga tetap tenang dan jangan panik,” Tegasnya.

Kapolsek juga menegaskan, kejadian ini juga menjadi peringatan kepada semua warga, utamanya di Kabupaten Pamekasan untuk tidak menyebarkan berita yang belum ada kepastian agar tidak membuat panik masyarakat sekitar. (Zyad/Nst)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

   

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 79 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

     

    

 

                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432