|| 1 November: Hari Inovasi | 5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional | 10 November: Hari Pahlawan & Hari Ganefo | 11 November: Hari Bangunan Indonesia | 12 November: Hari Ayah Nasional & Hari Kesehatan Nasional | 14 November: Hari Brigade Mobil (BRIMOB) & Hari Diabetes Sedunia | 21 November: Hari Pohon | 22 November: Hari Perhubungan Darat | 25 November: Hari Guru | 28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia | 29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, sampai saat ini masih membutuhkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pernyataan itu disampaikan Amin Jabir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pamekasan, saat Onair di Dinamika Madura Radio Karimata Jumat (01/11/2019) sore.

Menurutnya berdasarkan updating data terakhir pada tahun 2018 luas wilayah perkotaan di Pamekasan sekitar 73 ribu hektar. Sehingga dibutuhkan 15-20 ribu  hektar untuk RTH di Kabupaten Pamekasan. Hal itu berdasar UU 26 tahun 2007 tentang luas pembangunan RTH .

Tetapi kata Amin, untuk ruang lingkup pemerintahan administrasi perkotaan, diharapkan bisa menyumbang 3 ribu hektar yang selama ini hanya mampu menyumbangkan di posisi ruang publik baru 50 persen atau sekitar 10 persen dari target 30 persen, dengan komposisi 20 persen ruang publik dan 10 persen  ruang privat.

Wilayah Kabupaten/teritorial harus memenuhi sekitar 15-20 ribu. Pembangunan RTH di wilayah perkotaan menjadi persoalan karena lebih banyak lahan difungsikan sebagai non RTH seperti perdagangan, bisnis, perkantoran, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

“ Jadi untuk memenuhi 10 persen atau sekitar 2-3 ribu hektar itu, harus memanfaatkan ruang-ruang tanah milik pemerintah di beberapa kelurahan dan wilayah desa sekitar kota. Paling tidak Pamekasan bisa meraih ruang publik yang harus dipenuhi,” katanya.

Kewajiban pemerintah Kabupaten Pamekasan terhadap RTH  yaitu 30 persen dengan rincian 20 persen harus dipenuhi oleh pemerintah dan 10 persen masyarakat. “Namun untuk peran dari masyarakat sama sekali belum ada yang menyumbangkan untuk RTH,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan untuk bisa memenuhi kekurangan RTH salah satunya dengan cara melakukan pendataan dan koordinasi dengan lurah dan membuat program Satu Rumah Satu Pohon (Saru Sapu) dan saat ini sudah mulai dijalankan oleh perumahan-perumahan warga.

Pihaknya berharap, RTH di Kabupaten Pamekasan dapat terpenuhi dengan baik sehingga menjadikan Pamekasan hijau dan asri. (Melli/hen)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

   

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 41 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

     

    

 

                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432