||||||||||||| |1 MEI : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat & Hari Buruh Sedunia | 2 MEI : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) | 5 MEI : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) & Hari Bidan Nasional | 11 MEI : Hari POM - TNI | 16 MEI : Hari Wanadri | 17 MEI : Hari Buku Nasional | 19 MEI : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia | 20 MEI : Hari Kebangkitan Nasional & Hari Bakti Dokter Indonesia  | 21 MEI : Hari Peringatan Reformasi  | 23 MEI : Hari Penyu Sedunia  | 29 MEI : Hari Keluarga  | 31 MEI : Hari Tanpa Tembakau Sedunia  ||||||||||    

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Ismail SH.I Ketua Komisi 1 DPRD Pamekasan di Dinamika Madura pagi, menyampaikan bahwa untuk stok blangko E-KTP yang kabarnya kosong dan pengurusan eKTP di Pamekasan dirasakan semakin sulit, bahkan laporan adanya pungutan 150 - 250 ribu rupiah untuk cetak EKTP, cukup membuat dirinya heran.

Sehingga, Komisi 1 DPRD melakukan kunjungan kerja ke Dispendukcapil Senin (23/04/18) kemarin, hasilnya ternyata ada sekitar 27 ribu blangko eKTP. 36 ribu sudah siap dicetak dan siap diambil pemohon. “ Setelah kami berkunjung ke OPD terkait, ternyata blangko KTP tidak kosong, justru ada 27 ribu,” tegas Ismail.

Kenapa masih ada laporan ? menurut Ismail ada indikasi oknum bermain kalau ada blangko eKTP tetapi dibilang kosong. Masyarakat bisa dilayani jika ada uang sebagai pungutan agar prosesnya lebih cepat.

Pihaknya berharap masyarakat melaporkan jika menjadi korban pungutan pengurusan eKTP. Pengurusan eKTP adalah pelayanan gratis, masyarakat juga diharapkan melakukan permohonan pembuatan eKTP tanpa menggunakan jasa orang lain.(Hil)

“ Maka dari itu kami berharap masyarakat melapor ke saya jika menjadi korban pungli, termasuk menguru eKTP sendiri, kalau pakek jasa orang jangan bilang ada pungli,” katanya.

Sementara Herman Kusnadi Kepala Dispendukcapil Pamekasan membantah saat On Air menanggapi laporan Komisi 1 DPRD Pamekasan Senin kemarin. Kalau dilaporkan bahwa pembuatan eKTP prosesnya lama, blangko kosong, dugaan pungutan dan memohon eKTP sangat sulit, semuanya itu tidak benar.

Pungutan itu tidak ada karena pembuatan eKTPnya tidak dipungut biaya alias gratis, asalkan masyarakat memohon sendiri tanpa menggunakan jasa orang lain. “ Jadi laporan itu tidak benar, bukan sulit membuat KTP, tetapi pihaknya perlu mengirimkan data ke pusat data Kementrian kependudukan sebelum mencetak,” kata Herman.

Sementara menurutnya, untuk blanko eKTP, Dispendukcapil Pamekasan memiliki 27 ribu blangko dan 36 ribu blangko siap cetak namun tidak ada masyarakat yang memohon.

Herman mengaku, sedikitnya 83 eKTP masih bermasalah, 11 ribu data pemohon masuk tetapi tidak ada yang melakukan perekaman dan 8000 pemohon tidak ada di data base Dispendukcapil. “ Data kami ada 36 ribu eKTP siap cetak namun tidak ada pemohon, termasuk 11 ribu belum perekaman meski data sudah masuk, jadi perlu dipahami oleh masyarakat,” tutupnya.(Suhil/Hen)

 

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 39 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432