||||||||||||| 21 NOVEMBER : Hari Pohon | 22 NOVEMBER : Hari Perhubungan Darat | 25 NOVEMBER : Hari Guru | 28 NOVEMBER : Hari Menanam Pohon Indonesia | 29 NOVEMBER : Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ||||||||||    

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Pemilik Akun Facebook @Badri Joss M akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada perwakilan supporter dan manajemen Madura United Fc di Studio Radio Karimata, Jl. Raya Panglegur 123 Pamekasan.

Hal itu buntut dari postingannya yang dinilai berkaitan dengan berita hoax. Dia menyatakan supporter melakukan pembakaran kendaraan Barito Putera pasca pertandingan melawan Madura United Fc di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (05/11/17) malam.

Munadi, salah satu perwakilan supporter Tretan Dhibi’, menyayangkan terhadap tindakan Badri alias terlapor.

“Kita lihat dari Facebooknya, Pak Badri ini adalah supporter yang aktif di lapangan saat pertandingan, tapi kenapa  bisa memposting seperti ini,?” katanya.

Dirinya mengaku heran dengan apa yang dilakukan oleh terlapor. “Resikonya sangat besar sekali kalau sampai memposting sesuatu yang hoax, apa sih tujuan dan maunya sampai memposting seperti itu?,” ungkapnya.

Sementara Muhlis, perwakilan K-conk Mania, mengkhawatirkan apa yang diperbuatnya dapat merambat kepada supporter Barito Mania dan membuat perpecahan antara Madura dan Kalimantan Selatan.

Sapto Wahyuwono, perwakilan Local Organizing Committee (LOC) Madura United, mengatakan, sudah memaafkan, tapi proses hukum tetap berlanjut.

“Kalau cuma mau terkenal, boleh tapi jangan dengan cara seperti ini. Cobalah cari cara positif misalkan dengan menyapu stadion,” jelasnya dengan nada tersenyum.

Secara pribadi, Sapto memaafkan apa yang sudah dilakukan oleh terlapor. Namun pihaknya tidak bisa mencegah manajemen yang sudah melaporkannya ke aparat kepolisian.

“Biarkan hukum yang berjalan, dan harapan saya tidak akan ada lagi Badri lainnya. Cukup ini yang terakhir,” harapnya.

Sebelumnya, M. Badri, pemilik akun facebook @Badri Joss M, memposting informasi hoax pasca pertandingan Madura United Fc melawan Barito Putera.

Dalam postingannya, Badri menulis “Madura United harus menerima sanksi dari PSSI karena kendaraan Barito Putera dibakar oleh supporter K-conk dan supporter lainnya”. Padahal pada foto yang diunggahnya itu merupakan foto supporter yang menyalakan flare di depan Stadion.

Badri mengaku tujuannya memposting itu hanya karena ingin terkenal. “Awalnya saya tau Madura United kalah dari Barito di babak pertama, trus saya tertidur. Setelah bangun tau tau liat foto itu di facebook, saya ambil dan langsung saya posting dengan kata – kata yang saya karang sendiri,” ujar Badri pemilik akun yang juga mengaku sebagai supporter fanatic Madura United.

Meskipun manajemen secara pribadi sudah memaafkan, namun laporan manajemen sudah diterima oleh Polres Bangkalan.

Dengan apa yang dilakukan oleh Badri, dirinya dapat diancam dengan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) ancaman maksimal 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp. 1 Miliar. (Inest/Hen)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 57 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432