|| 1 JULI : Hari Bhayangkara & Hari Buah | 5 JULI : Hari Bank Indonesia | 9 JULI : Hari Satelit Palapa | 12 JULI : Hari Koperasi | 22 JULI : Hari Kejaksaan | 23 JULI : Hari Anak Nasional | 23 JULI : Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) | 29 JULI : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara | 31 JULI : Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati  ||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Tujuh orang diketahui tewas akibat serangan bom bunuh diri di Sarinah, Jakarta, Kamis 14 Januari 2016. Tak hanya itu, akibat teror serangan tersebut, sejumlah 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Seperti di kutip Viva.co.id , seluruh korban luka-luka dirawat di tiga Rumah Sakit yang berbeda, antara lain sembilan korban di Rumah Sakit Pusat Angkat Darat (RSPAD), tiga korban di RS Ciptomangunkusumo (RSCM), dan enam korban di RS Abdi Waluyo.

Enam korban di RS Abdi Waluyo, dua di antaranya warga negara asing (WNA) dan empat lainnya warga negara Indonesia (WNI). Mereka adalah Frank Feunen, WNA Jerman (48); Stovel, WNA Austria (54); Aiptu Suhadi, anggota Polantas Polda Metro Jaya (41); Rais, satpam starbucks cafe (37); Aldi Tardiansyah (17); Afrizal, pegawai negeri sipil (40).

Rencananya, Presiden Joko Widodo akan membesuk enam korban yang dirawat di RS Abdi Waluyo. Namun, hingga berita ini ditulis, Jokowi belum terlihat hadir.

Jokowi sempat mendatangi tempat kejadian perkara dan membesuk sembilan korban bom Sarinah di RSPAD.

Sementara untuk 7 korban tewas, 5 pelaku dan 2 masyarakat sipil, dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengemukakan ledakan di Sarinah mengakibatkan 7 orang tewas dan 20 orang lainnya luka-luka.(Suk)

 

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

   

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 150 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

     

    

 

                                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432